TUGAS
PENGERTIAN ILMU PENGETAHUAN
Pengertian
ilmu pengetahuan adalah sebuah sarana atau definisi tentang alam semesta yang
diterjemahkan kedalam bahasa yang bisa dimengerti oleh manusia sebagai usaha
untuk mengetahui dan mengingat tentang sesuatu. dalam kata lain dapat kita
ketahui definisi arti ilmu yaitu sesuatu yang didapat dari kegiatan membaca dan
memahami benda-benda maupun peristiwa, diwaktu kecil kita belajar membaca huruf
abjad, lalu berlanjut menelaah kata-kata dan seiring bertambahnya usia
secara sadar atau tidak sadar sebenarnya kita terus belajar membaca, hanya saja
yang dibaca sudah berkembang bukan hanya dalam bentuk bahasa tulis namun
membaca alam semesta seisinya sebagai usaha dalam menemukan kebenaran. Dengan
ilmu maka hidup menjadi mudah, karena ilmu juga merupakan alat untuk menjalani
kehidupan.
PENGERTIAN TEKNOLOGI
Teknologi adalah
keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan
dan kenyamanan hidup manusia. Secara umum, teknologi dapat didefinisikan
sebagai entitas, benda maupun tak benda yang diciptakan secara terpadu melalui
perbuatan dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai. Dalam penggunaan ini,
teknologi merujuk pada alat dan mesin yang dapat digunakan untuk menyelesaikan
masalah-masalah di dunia nyata. Ia adalah istilah yang mencakupi banyak hal,
dapat juga meliputi alat-alat sederhana, seperti linggis atau sendok kayu, atau
mesin-mesin yang rumit, seperti stasiun luar angkasa atau pemercepat partikel.
Alat dan mesin tidak mesti berwujud benda; teknologi virtual, seperti perangkat
lunak dan metode bisnis, juga termasuk ke dalam definisi teknologi ini. dan
Teknologi juga dapat dipandang sebagai kegiatan yang membentuk atau mengubah
kebudayaan. Selain itu, teknologi adalah terapan matematika, sains, dan
berbagai seni untuk faedah kehidupan seperti yang dikenal saat ini. Sebuah
contoh modern adalah bangkitnya teknologi komunikasi, yang memperkecil hambatan
bagi interaksi sesama manusia, dan sebagai hasilnya, telah membantu melahirkan
sub-sub kebudayaan baru; bangkitnya budaya dunia maya yang berbasis pada
perkembangan Internet dan komputer. Tidak semua teknologi memperbaiki budaya
dalam cara yang kreatif; teknologi dapat juga membantu mempermudah penindasan
politik dan peperangan melalui alat seperti pistol atau bedil. Sebagai suatu
kegiatan budaya, teknologi memangsa ilmu dan rekayasa, yang masing-masing
memformalkan beberapa aspek kerja keras teknologis.
Ada tiga klasifikasi
dasar dari kemajuan teknologi yaitu :
1.
Kemajuan
teknologi yang bersifat netral (bahasa Inggris: neutral technological progress).
Terjadi bila tingkat pengeluaran (output) lebih tinggi dicapai dengan kuantitas
dan kombinasi faktor-faktor pemasukan (input) yang sama.
2.
Kemajuan
teknologi yang hemat tenaga kerja (bahasa Inggris: labor-saving technological
progress). Kemajuan teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas
banyak ditandai oleh meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga
kerja dalam memproduksi sesuatu mulai dari kacang-kacangan sampai sepeda hingga
jembatan.
3.
Kemajuan
teknologi yang hemat modal (bahasa Inggris: capital-saving technological
progress).
Fenomena
yang relatif langka. Hal ini terutama disebabkan karena hampir semua riset
teknologi dan ilmu pengetahuan di dunia dilakukan di negara-negara maju, yang
lebih ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan modalnya.
Banyak orang yang
menggunakan teknologi, namun tidak banyak orang yang mengerti apa Definisi
Teknologi sebenarnya. Oleh karena itu, banyak orang yang tidak dapat membedakan
teknologi. Sebab itu juga, disini saya akan memberikan sedikit penjelasan
tentang pengertian teknologi.
Teknologi memiliki
banyak definisi yang berbeda-beda. Masing-masing dikemukakan oleh beberapa buku
dan ahli dalam bidangnya. Salah satunya dari kamus besar bahasa Indonesia,
Poerbahawadja Harahap, dan beberapa ahli lainnya.
Definisi Teknologi
Menurut Poerbahawadja Harahap, Teknologi adalah : 1) Ilmu yang menyelidiki
cara- cara kerja di dalam tehnik 2) Ilmu pengetahuan yang digunakan dalam
pabrik- pabrik dan industri- industri.
Sedangkan definisi
Teknologi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990 : 1158), Teknologi adalah
:
1.
Metode
ilmiah untuk mencapai tujuan praktis ilmu pengetahuan terapan.
2.
Keseluruhan
sarana untuk menyediakan barang- barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan
kenyamanan hidup manusia.
PERBEDAAN TEKNOLOGI BARAT DAN TIMUR
A. Budaya Barat
Letak perbedaan
antara budaya barat dan timur bisa pertama kali dilihat dari etika moral, adat
istiadat dan cara penyelesaian masalah. Budaya barat mengenal etika moral yang
lebih bebas, dimana masyarakat tidak malu mengumbar kemesraan seperti berciuman
di depan publik. Adat istiadat tidak terlalu kuat, pengaruhnya sangat lemah
bila dibandingkan hukum negara. Penyelesaian sebuah masalah dalam budaya barat
langsung ke inti utama, tak berbelit-belit dan masalah lebih cepat terselesaikan.
Budaya barat terkenal
dengan kebebasan, baik dalam gaya berpakaian ataupun pergaulan. Setiap orang
punya hak untuk mengekspresikan cara berpakaian, entah itu terbuka ataupun
tertutup. Mereka tak pernah malu akan pakaian yang dikenakan. Pembatasan dalam
hal pergaulan tidak begitu ketat, kumpul kebo ataupun perilaku seks bebas
seakan bukan hal tabu. Meskipun begitu, masyarakat dikenal bersifat
individualisme, lebih mementingkan diri sendiri.
Perbedaanbudaya barat
dan timur juga terletak dalam penyediaan fasilitas, penggunaan teknologi dan
pemanfaatan waktu. Fasilitas publik tersedia dalam jumlah yang memadai,
menjangkau semua elemen masyarakat. Kemajuan teknologi sangat terasa di
beberapa sektor. Penganut budaya barat punya prinsip, time is money, dimana
waktu benar-benar dihargai.
B. Budaya Timur
Budaya timur
mempunyai etika moral dan adat istiadat yang lebih ketat, namun dalam
penyelesaian masalah sedikit lebih rumit. Beragam adat istiadat masih dijunjung
tinggi oleh masyarakat bahkan bersanding dengan hukum negara. Orang penganut
budaya ketimuran sedikit terbelit-belit dalam menyelesaikan masalah dan
tertutup.
Perbedaanbudaya barat
dan timur tampak jelas dari pergaulan dan gaya berpakaian. Orang penganut
budaya ketimuran masih menjunjung tinggi masalah kesopanan dalam berpakaian,
lebih tertutup dan tak terlalu terbuka. Penganut budaya ketimuran tidak
menyukai pergaulan yang terlalu bebas dan merusak moral, namun mereka termasuk
golongan masyarakat yang ramah dan gemar gotong royong.
Penganut budaya ketimuran
sering terlena dengan waktu, tak dimanfaatkan dengan baik. Kemajuan teknologi
tergolong sedikit lambat dan kurang merata, begitu juga ketersediaan fasilitas
publik yang masih terbatas untuk beberapa kalangan saja.
Kesimpulan Perbedaan Antara Budaya Barat Dan Timur
Perbedaan budaya
barat dan timur tampak jelas dari beragam aspek, keduanya saling berseberangan
satu sama lain. Budaya barat sering dipandang negatif oleh penganut budaya
ketimuran, namun unggul di sektor teknologi. Budaya timur sering dipandang kaku
oleh penganut budaya kebaratan, namun unggul dalam hal moral, sopan santun dan
adat istiadat.
TULISAN
DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DI BIDANG
POLITIK
A. Dampak Positif
1.
Timbulnya
kelas menengah baru.
Pertumbuhan Teknologi
dan ekonomi di kawasan ini akan mendorong munculnya kelas menengah baru.
Kemampuan, keterampilan serta gaya hidup mereka sudah tidak banyak berbeda
dengan kelas menengah di negara-negera Barat. Dapat diramalkan, kelas menengah
baru ini akan menjadi pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan
berpendapat yang lebih besar.
2.
Proses
Regenerasi Kepemimpinan.
Sudah jarang tentu
peralihan generasi kepemimpinan ini akan berdampak dalam gaya dan substansi
politik yang diterapkan. Nafas kebebasan dan persamaan semakin kental.
3.
Di
bidang Politik Internasional.
juga terdapat
kecenderungan tumbuh regionalisme. Kemajuan di bidang Teknologi Komunikasi
telah menghasilkan kesadaran regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang
Teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut.
Kesadaran itu akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga
regionalisme akan melahirkan kekuatan ekonomi bar
B. Dampak Negatif
1.
Penggunaan
persenjataan canggih untuk menyerang pihak lain demi kekuasaan dan kekayaan.
2.
Terorisme
yang semakin merajalela.
3.
Kurangnya
privacy suatu negara akibat kerahasiaan yang tidak terjamin dengan semakin
canggihnya alat –alat pendeteksi.
DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF TEKNOLOGI DI BIDANG EKONOMI
A. Dampak Positif
Teknologi yang
berkembang pesat, baik teknologi informasi, komunikasi, maupun transportasi.
Sehingga orang dapat berhubungan melewati batas-batas negara. Lebih lanjut
dampak positif teknologi informasi dan komunikasi di bidang ekonomi adalah:
1.
Pertumbuhan
ekonomi yang semakin tinggi.
2.
Kemajauan
ekonomi dalam bidang kedokteran mampu menjadikan produk kedokteran menjadi
komoditi.
3.
Semakin
maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan.
4.
Dengan
fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan
mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk.
5.
Perusahaan
dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak
dibatasi tempat dan waktu.
6.
Perusahaan
tidak perlu membuka cabang distribusi.
7.
Pengeluaran
lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak.
8.
Harga
barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah.
9.
Bisnis
yang berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah
transaksi-transaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan.
B. Dampak Negatif.
Beberapa dampak
negatif dari Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang ekonomi, antara
lain:
1.
Dengan
mudahnya melakukan transaksi di internet menyebabkan akan semakin memudahkan
pula transaksi yang dilarang seperti transaksi barang selundupan atau transaksi
narkoba.
2.
Hal
yang sering terjadi adalah pembobolan rekening suatu lembaga atau perorangan yang
mengakibatkan kerugian financial yang besar.
3.
Dengan
kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan banyaknya terjadi
kasus penipuan dalam perdagangan online.
4.
Carding
: Karena sifatnya yang langsung (real time), cara belanja dengan menggunakn
kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet.
Para penjahat internetpun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini.
Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi
(yang menggunakan kartu kredit) online dan mencatat kode kartu yang digunakan.
Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka daptkan untuk melakukan
kejahatan.
5.
Cybercrime
: Cybercrime adalah kejahatan yang di lakukan seseorang dengan sarana internet
di dunia maya
6.
Hacking
: Usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi atupun mencari
kelemahan system jaringan. Seperti hacking pada facebook yang sering terjadi
sebagai sarana untuk jual beli online sehingga menimbulkan kerugian bagi
penjual ataupun pembeli.
7.
Cracking
: Usaha memasuki secara illegal sebuah jaringan dengan maksud mencuri, mengubah
atau menghancurkan file yang di simpan pada jaringan tersebut. Dalam dunia
bisnis online hal ini menimbulkan kerugian yang besar.
8.
Saling
menghujat di media sosial karena pengambilan foto-foto testimony ataupun
foto-foto produk yang dijual tanpa izin.
DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF TEKNOLOGI DI BIDANG SOSIAL BUDAYA
Dampak Positif
1.
Informasi yang ada di
masyarakat dapat langsung dipublikasikan dan diterima oleh masyarakat. Sumber
informasi tidak hanya berasal dari satu orang saja. Dalam masyarakat, semua
orang dapat menjadi sumber informasi. Setiap orang dapat saling bertukar
informasi satu sama lain. Informasi itu pun menyebar sampai kepada seluruh
lapisan masyarakat dengan cepat melalui media-media TIK yang ada.
2.
Hubungan sosial antar
masyarakat dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja.
3.
Sosialisasi kebijakan
pemerintah dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat.
4.
Tumbuhnya sikap
percaya diri dan motivasi tinggi.
Dampak Negatif
a.
Adanya “share” budaya
antar daerah.
Kebudayaan dimiliki oleh setiap kelompok dari setiap daerah
dalam setiap bangsa. Tidak hanya dengan penampilan atau pertunjukkan saja
budaya itu dipublikasikan. Dengan TIK pun, antar kelompok masyarakat dapat
menyampaikan kebudayaan yang dimiliki oleh masing-masing untuk kemudian
dipelajari dan dilestarikan. Tidak hanya dalam satu Negara, tetapi dapat juga
antar Negara.
Dampak negatif TIK dalam bidang sosial dan budaya
adalah sebagai berikut.
b.
Timbulnya jenis
kejahatan baru.
Kejahatan yang timbul antara lain penipuan, pencurian nomor
kartu kredit, pornografi, pengiriman email sampah (spam), pengiriman virus,
penyadapan saluran telepon, memata-matai aktivitas seseorang (spyware), dan
mengacaukan trafik jaringan. Kejahatan-kejahatan ini sulit dideteksi karena
dikerjakan dengan fasilitas TIK, salah satunya internet.
c.
Maraknya perilaku
menyimpang yang terjadi di kalangan masyarakat pada umumnya dan remaja pada
khususnya.
Perilaku menyimpang disebabkan oleh merosotnya moral yang ada di
masyarakat. Kurangnya filterisasi akan informasi serta budaya yang diterima
dari TIK menjadi faktor pokok timbulnya permasalahn ini. Hal yang seharusnya
salah justru dibenarkan dan yang benar justru disalahkan. Perilaku yang melawan
norma yang ada di masyarakat pun kian merebak, tak hanya pada kalangan remaja
atau pelajar saja yang memang masih labil, tetapi juga pada masyarakat
“dewasa”.
d.
Menurunnya tingkat
kepercayaan kepada lingkungan sekitar.
Kemudahan akses informasi semakin melemahkan rasa percaya pada
orang-orang sekitar. Banyak orang justru lebih men-”dewa”-kan internet
(khususnya) untuk mencari informasi dibandingkan bertanya langsung pada orang
sekitar yang secara umum mengetahui. Atau bahkan mereka pun kadang sudah sulit
sekali percaya pada polisi lalu lintas untuk menanyakan jalan sekalipun.
Rasanya kalau tidak “googling” tidak afdol.
e.
Kurangnya ruang
privasi.
Hadirnya situs-situs jejaring sosial tidak hanya membantu untuk
menghubungkan individu yang satu dengan yang lain atau dengan kelompoknya.
Layanan ini memberikan penggunanya kebebasan untuk membuka diri dan
melihat-lihat info serta privasi orang lain. Privasi bukan lagi menjadi barang
mahal.
f.
Masuknya budaya asing
yang kurang baik dan tidak difilter.
Banyak budaya asing, baik penampilan maupun gaya hidup, yang
masuk ke kelompok-kelompok masyarakat. Tidak hanya budaya baik yang ada, tetapi
budaya yang kurang baik pun dapat masuk dan lambat laun apabila tidak difilter
secara dini, budaya tersebut bukannya membangun tapi malah justru mengerogoti
budaya asli yang ada di kelompok tersebut.
g.
Meningkatnya angka
pengangguran.
Masalah yang satu ini
sangat menarik perhatian. Kini, teknologi seolah-olah menggantikan manusia
dalam segala bidang, termasuk pekerjaan. Kreatifitas manusia pun menjadi
tumpul. Mereka menjadi tergantung akan teknologi. Hampir semua pekerjaan
dilakukan oleh mesin-mesin otomatis. Sehingga makin banyak pengangguran karena
tenaga mereka tergantikan oleh mesin-mesin otomatis tersebut.
DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PERTAHANAN KEAMANAN
Dampak Positif
1.
Dari
sisi komandan, teknologi informasi dapat mempercepat penyampaian informasi
sehingga dapat mempercepat pengambilan keputusan.
2.
Dari
sisi pasukan, teknologi informasi membantu pasukan untuk memperoleh informasi
pada waktu dan tempat yang tepat sehingga pasukan menjadi lebih fleksibel dalam
bergerak.
3.
Meningkatkan
kualitas pemilihan strategi dengan Decision Support System.
4.
Peningkatan
akurasi dan keandalan teknologi persenjataan dengan rekayasa hardware dan
software.
5.
Pemerolehan
personel militer yang mumpuni yaitu dengan rekrutmen berbasis teknologi
informasi.
6.
Dengan
penguasaan pengetahuan yang disebabkan oleh kemajuan dalam bidang teknologi
informasi, musuh dapat dibuat bertekuk lutut melalui sarana yang berupa
teknologi komputer. Sebagai contoh, penggunaan program kecerdasan buatan untuk
mensimulasikan formasi dan kekuatan musuh memungkinkan serangan menjadi efektif
dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi.
Dampak Negatif
1.
Penyalahgunaan
satelit oleh para teroris seperti, melacak kondisi tempat mereka akan melakukan
kejahatan.
2.
Melalui
media internet, pelaku teroris dapat berkomunikasi dengan sesama teroris maupun
untuk mencari pengikut.
3.
Berkaitan
dengan teknologi senjata pemusnah massal (Weapon of Mass Destruction / WMD)
seperti senjata nuklir dan senjata biologi, dikhawatirkan akan menjadi ancaman
terbesar bagi suatu negara bila digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung
jawab.
4.
Perkembangan
yang cepat dari teknologi informasi beserta teknologi perang lainnya
memungkinkan menciptakan jenis perang yang secara kualitatif berbeda, seperti
pada Perang Teluk, perang dimana penguasaan pengetahuan mengungguli senjata dan
taktik.
5.
Munculnya
perang informasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, karena
sifat penggunaan sistem secara bersama (sharing), sehingga memungkinkan
pihak-pihak yang tidak berkompeten pada suatu sistem dapat melakukan akses ke
pihak lain tanpa mengalami kendala.